Kamis, 06 Januari 2022
Berfikir dan bertindak dengan optimis
Kamis, 23 Desember 2021
SATU GURU BANYAK KARYA (Sagubaka)
SATU GURU BANYAK KARYA
Oleh: Mangatur Panjaitan
SMAN 16 Batam
Ket,
gambar. Publikasi tulisan di media cetak
Memberi motivasi dan mengajak para guru agar membuat/ memiliki karya tulis. Berpedoman dengan kenaikan pangkat guru ASN bahwa naik pangkat ke yang lebih tinggi dimulai dari pangkat 3b keatas wajib melampirkan karya tulis. Beberapa buku ber-ISBN yang penulis tulis dan telah tersebar dipenjuru Nusantara yakni:
Ket, gambar. Mengajak para guru menulis dan menerbitkan buku
Pada suatu kesempatan mengajak para guru untuk menulis, menerbit, hingga
mencetak karya tulis menjadi sebuah buku cetak. Ajakan dan motivasi tersebut
membuahkan hasil. Pada saat ini beberapa guru telah memiliki karya buku,
mulai dari buku antologi hingga buku solo.
Ket,
gambar. Karya buku para guru Se-Nusantara
Penulis memotivasi
dan mengajak para guru Se-Nusantara berkarya melalui pembuatan buku antologi yang
ber-ISBN. Buku tersebut telah tercetak dan tersebar di seluruh penjuru nusantara.
Ket,
gambar. Penyerahan buku kepada para kepala instansi
Karya buku diserahkan kepada beberapa instansi terkait seperti perpustakaan dan arsip daerah, kantor bahasa provinsi, dinas pendidikan provinsi, perwakilan DPD yang membidangi pendidikan, dan beberapa sekolah
Ket, gambar. Penyerahan beberapa hasil
karya tulis buku solo keperpustakaan sekolah
Penulis membuat buku solo yang berjudul “Asa di pelupuk mata”
yang merupakan karya tulis/ buku pertama dan selanjutnya buku yang berjudul
“Bahaya Narkoba” yang merupakan buku kedua
yang ditulis, diterbitkan hingga dicetak lalu diserahkan dan disimpan di
perpustakaan sekolah.
Ket, gambar. Guru Motivator Literasi terpilih tahun 2021
Menjadi guru motivator literasi (GML)
Pada bulan November penulis mengikuti seleksi GML yang diselenggarakan oleh FIM, dimana seleksi tersebut terbuka secara umum kepada seluruh guru se-Nusantara. Seleksi tersebut dimulai dengan melengkapi data-data yang diminta, termasuk tulisan dengan tema yang ditentukan oleh panitia. Pengumuman hasil seleksi diumumkan panitia, satu diantaranya saya ditetapkan sebagai guru motivasi literasi terpilih tahun 2021.
Ket.
Gambar. Mendirikan TBM dan mengadakan lomba literasi
Mendirikan
dan mengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM)
UU RI No 43 tahun 2007 tentang perpustakaan berbunyi ”Pemerintah, Pemerintah daerah dan masyarakat mendorong tumbuhnya taman bacaan masyarakat dan rumah baca untuk menunjang pembudayaan kegemaran membaca.” Dan berdasarkan UU RI No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 26 ayat (4), disebukan bahwa satuan pendidikan nonformal terdiri atas lembaga kursus, lembaga pelatihan, kelompok belajar, pusat kegiatan belajar masyarakat, majelis taklim, serta satuan pendidikan yang sejenis. Taman Bacaan Masyarakat adalah lembaga pembudayaan kegemaran membaca masyarakat yang menyediakan dan memberikan layanan di bidang bahan bacaan, berupa: buku, novel, majalah, tabloid, koran, komik, dan bahan multi media lain, yang dilengkapi dengan ruangan untuk membaca, diskusi, bedah buku, menulis, dan kegiatan-kegiatan sejenis lainnya, dan didukung oleh pengelola yang berperan sebagai motivator serta fasilitator. TBM sebagai sarana pendidikan bertujuan untuk menumbuh kembangkan minat/ kegemaran membaca guna mewujudkan masyarakat pembelajar sepanjang hayat. Selain itu, TBM juga berfungsi sebagai pendidikan nonformal yang dapat dimanfaatkan masyarakat yang tidak dapat mengikuti pendidikan formal. Untuk itu perlu perluasan akses TBM dan penguatan kelembagaannya, sehingga dapat memberikan layanan yang lebih luas dan berkualitas. Dengan adanya sebuah taman baca kita bisa memperoleh informasi dan ilmu yang berguna bagi masa depan. Berdirinya Taman Bacaan SEHATI terbentuk dari sinergi bapak Mangatur Panjaitan akan kepeduliannya terhadap pendidikan dan kesenian, bapak Mangatur Panjaitan bersedia membantu mengembagkan TBM SEHATI dalam keorganisasian yang lebih solid, serta Lembaga/ Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) KEPRI yang juga bersedia mewadahi TBM SEHATI sebagai member. TBM ini memiliki konsep yang menarik, karena di TBM SEHATI tersebut pengunjung tidak hanya untuk membaca buku saja tetapi juga kegiatan lainnya untuk melakukan kegiatan kesenian dan juga pelatihan menulis. Berkaitan dengan hal tersebut, penulis menjelaskan secara singkat tentang Taman Baca Masyarakat (TBM) SEHATI. Lembaga Taman Bacaan Masyarakat SEHATI beralamat di Jalan Raya Bagan, Perum Cipta Piayu Village Blok G Nomor 7 Tanjungpiayu Kota Batam. Didirikan pada tahun 2020 yang masih diselenggarakan secara mandiri dan telah didaftarkan pada tahun 2020 kepada dinas pendidikan. Taman Bacaan Masyarakat SEHATI didirikan oleh Fasilitator serta para Pegiat Literasi sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dalam dunia pendidikan untuk turut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai dengan amanah undang-undang Dasar Tahun 1945. Didirikan pada tahun 2020 yang terinspirasi dari Kantor Bahasa Kepulauan Riau, sebagai upaya yang dilakukan untuk membantu masyarakat yang sulit dijangkau karena letak geografis dalam memperoleh pendidikan dan informasi. Dengan melihat potensi sumber daya manusia dan antusias masyarakat di Kecamatan Sei beduk maka penulis menyelenggarakan Taman Bacaan Masyarakat “SEHATI”. Dalam organisasi pengelolaan dan kepanitiaan Taman Baca Masyarakat SEHATI dibantu oleh masyarakat sekitar TBM. Taman bacaan masyarakat ini sangat sederhana tetapi nyaman dan bersih untuk membaca. Layanan yang ada di taman bacaan masyarakat SEHATI yaitu: a. Layanan peminjaman, untuk meminjam harus mengisi data buku yang dipinjam di buku peminjaman. b. Layanan untuk masyarakat, layanan tersebut berupa: sebagai tempat untuk latihan menggambar untuk anak-anak, sebagai tempat untuk memberikan materi penulisan buku, sebagai pusat pengembangan literasi baca tulis dan sebagai konsultan masyarakat.
Mengadakan
lomba mewarnai di TBM
Pada
tanggal 1 Maret 2020 TBM SEHATI mengadakan lomba literasi menggambar dan
mewarnai Se-Kota Batam, mulai dari tingkat PAUD hingga kelas 5 SD. Dengan
jumlah peserta yang mengikuti 19 peserta dan kegiatan tersebut berjalan dengan
lancar.
Adapun
tujuan dari satu guru satu karya diatas agar tercapai masyarakat yang cerdas
dan sejahtera sesuai dengan cita-cita luhur seluruh masyarakat dan bangsa
Indonesia yang tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia Tahun 1945 pada
pembukaan alinea ke-4 yang berbunyi: Kemudian daripada itu untuk membentuk
suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan
seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk
memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut
melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi
dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam
suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan
Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada
Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia
dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
Permusyawaratan/Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi
seluruh rakyat Indonesia.
Resolusi/ target yang akan dikerjakan penulis ditahun 2022 yakni menginplementasikan terkait dengan satu guru satu inovasi (sagusanov) dan satu guru satu penelitian (sagusapel).
Rabu, 22 Desember 2021
IBU
Selasa, 14 Desember 2021
JERITAN HATI TENAGA PENDIDIK
oleh: Mangatur Panjaitan
Buat
Bapak Presiden Joko Widodo
Di
Kediaman
Salam
hormat, salam sehat dan salam rindu dari saya masyarakat Indonesia yang
berprofesi sebagai pendidik putra-putri generasi penerus bangsa.
Bapak Presiden yang selalu ku rindu, yang selalu ku cinta, semoga kabarmu dalam keadaan sehat dan bahagia disana. Izinkan aku menuliskan surat ini dan mengirimkannya kepadamu, semoga surat ini dapat sampai dan dapat dibaca dalam keadaan yang baik disana. Bapak presiden tidak terasa sudah/sedang berjalan dua periode pengabdianmu kepada Negara dan masyarakat Indonesia, walau kita belum pernah bertemu apalagi berjabat tangan lagsung tetapi paling tidak saya telah menerima piagam tanda kehormatan Presiden Republik Indonesia yakni tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya X Tahun yang langsung Bapak tandatangani dan saya berkeyakinan dengan teguh Indonesia akan tetap menjadi Negara yang maju dan berkembang dengan sentuhan dan kerja-kerja nyata yang Bapak lakukan.
Gambar.
Piagam Tanda Kehormatan
Bapak
Joko widodo (Jokowi) sebelum saya menyampaikan jeritan ini, izinkan saya
menyampaikan rasa bangga saya terhadap Bapak. Atas nama pribadi, saat ini saya
merasa bangga memiliki presiden
(pemimpin) Republik Indonesia seperti Bapak, yang dengan tulus hati bekerja dan
mengayomi masyarakat Indonesia. Itu dapat terlihat dari setiap langkah/ aksi
yang Bapak lakukan. Walau ada yang mengatakan itu sebagai pencitraan, menurut
saya sah-sah saja, karena itu menurut pandangan nya, dan itu diperbolehkan pada
masa sekaranga ini. Saat ini kebebasan berpendapat bukan suatu kesalahan dan
itu telah diatur sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Demikian pandangan
saya Bapak presiden, tetapi dalam hal ini saya bukan membahas terkait langkah/
aksi yang bapak lakukan, yang tidak sungkan-sungkan turun langsung kemasyarakat,
tetapi ada hal yang saya (kami para tenaga pendidik) anggap penting untuk
ditindak lanjuti atau paling tidak diperbaiki/evaluasi agar tercapai masyarakat
yang adil dan sejahtera sesuai dengan cita-cita luhur seluruh masyarakat dan
bangsa Indonesia yang tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia Tahun
1945 pada pembukaan alinea ke-4 yang berbunyi: Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia
yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan
untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut
melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi
dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam
suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan
Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada
Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia
dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
Permusyawaratan/Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi
seluruh rakyat Indonesia.
Baik,
saya mulai jeritan saya dan kawan-kawan. Bapak presiden kami yang terhormat
melalui surat ini saya mewakili para pendidik menyampaikan yang kami alami dan
rasakan langsung terkait sertifikasi pendidik (serdik) yang menurut pandangan
kami bahwa regulasi ataupun proses penyelenggaraan serdik tersebut belum bahkan
tidak menganulir situasi keadaan para pendidik. Dimana mulai dari proses hingga
hasil nya belum adanya pemerataan atau masih terdapat banyak ketimpangan, satu
diantaranya yakni syarat/ pra syrat yang selalu berubah-ubah, belum lagi adanya
kebijakan-kebijakan lain yang menyulitkan para tenaga pendidik untuk ikut
sertifikasi pendidik (sertifikasi guru). Ditahun-tahun sebelumnya ada
pelaksanaan sertifikasi guru yang diselenggarakan secara mandiri (berbayar)
dibeberapa LPTK/ Universitas yang ditunjuk oleh kementerian pendidikan untuk
menyelenggarakan serdik, tetapi ditahun ini sudah tidak ada lagi sertifikasi
guru secara mandiri. Padahal secara jujur kami para pendidik yang belum serdik
siap dan bersedia mengikuti serdik dengan biaya mandiri (berbayar sendiri),
dimana tahun ini harus melalui SIM PKB dan harus lulus UKG dengan passing grade yang ditentukan oleh
kemendikbud yang penilaiannya secara tertutup (hanya kemendikbud yang
mengetahui nilainnya). Banyak para tenaga pendidik yang hampir pensiun bahkan
sampai pensiun pun ada yang tidak berkesempatan atau lulus-lulus sertifikasi
pendidik, sementara tenaga pendidik yang baru bertugas beberapa bulan saja
dengan mudah tersertifikasi. Yang terakhir Bapak Presiden yang kami hormati,
penyelenggaraan sertifikasi guru telah dibagi dua, yang pertama prajabatan dan
yang kedua dalam jabatan. Dalam hal ini juga masih terdapat ketimpangan.
Doa dan
harapan kami para tenaga pendidik Se-Nusantara yang belum memiliki sertifikasi
pendidik agar Bapak Presiden mendengar jeritan dan suara hati kami yang hampir
setiap malam menjerit walau tanpa suara dan juga dapat memberikan arahan untuk
mengevaluasi proses penyelenggaraan serdik di kemendikbud agar terciptanya
sesuai UUD 1945 pembukaan alinea ke-4.
Kamis, 09 Desember 2021
Semeru kembali aktif
Semeru
Kemarin suasana tenang dan damai
Angin, hujan, panas, dan mendung tampak bersahabat
Tiada badai
Tiada gelombang
Banjir dan longsor tidak menggelegar
Semeru
Ekonomi, politik, agama, dan kesehatan terlihat aman
Tak ada peperangan
Tak ada penistaan
Tak terjadi kepunahan
Semeru
Saat ini, hembusan lahar mu
Bara api mu, letusan mu
kembali aktif
menggoncang Nusantara
doa, pengaharapan, dan cita-cita bersama
tenanglah, amanlah, dan damailah semeru
Puisi Tengah Malam
Batam, 9 Desember 2021
Selasa, 23 November 2021
Jasamu Guru
Jasamu
guru
Oleh: Mangatur Panjaitan
Tak
habis kata untuk mengucap kebaikanmu
Tak
habis tulisan untuk mencatat pengorbananmu
Kemajuan
teknologi tak dapat menggantikan dirimu
Sekalipun
seluruh emas murni diberikan kepadamu
Itu
tak kan sanggup membalas jasa-jasamu
Hari
ke hari, minggu ke minggu, bulan ke bulan
engkau
membimbing kami
Pagi
pukul 06.45 WIB
Dikala
langit masih kelabu
Diwaktu
hujan turun kebumi
Engkau
tetap datang melaksanakan tugasmu
Tak
jarang waktu istirahatmu engkau korbankan
Waktu
pulangmu pun engkau tetap ada buat kami
Disaat
penilaian akhir sekolah
Tak
jarang engkau pulang hingga malam
Itu
semua engkau lakukan
Agar
kami dapat menerima rapot
Guru,
semua jasamu tak kan kami lupakan
Semua
baktimu akan terukir dalam hati kami
Terimakasih
guru
Jasamu
tiada tara
Minggu, 10 Oktober 2021
Endorsment buku lelaki pemantik mimpi
Setelah
membaca buku ini, kita sebagai insan manusia yang memiliki akal budi dan
fikiran, akan teringat bahwa begitu besar jasa para pahlawan pendidik kepada
kita yang telah menolong kita dari kemiskinan dan kebodohan. Buku “Lelaki Pemantik Mimpi” yang ditulis
oleh para penulis dalam buku ini sarat dengan berbagai makna, diantaranya
banyak pesan moral yang disampaikan penulis, memberikan motivasi dan pemahaman
kepada para pembaca, bahwa sesungguhnya guru itu merupakan sosok yang baik dan
sangat mulia oleh karena pengorbanan yang diberikan tidak terbatas, isi buku
ini tidak hanya penguak tabir seorang guru, tetapi ada ungkapan rasa
terimakasih, penghargaan, kenangan dan ingatan yang menguatkan memori indah
kita. Buku ini bagus dan layak dibaca seluruh insan manusia, baik muda maupun
tua. Selamat atas lahirnya antologi “Lelaki Pemantik Mimpi.” Sukses buat semua
yang terlibat dalam buku ini. Salam literasi.
Mangatur Panjaitan
Pendidik, Penulis, Fasilitator Literasi, Pendiri dan
Pengelola TBM SEHATI
Batam-Kepulauan Riau
Kolaborasi Literasi
Gambar. dokumen pribadi
Kriiinnngggggg, (HP berdering) "hallo, selamat siang Bu Lilis Sutikno," ucap saya memulai perbincangan. dimana nama dan nomor Ibu Lilis telah tersimpan terlebih dahulu didalam HP. "Hallo, ini pak Mangatur?" Terdengar suara di HP bertanya. "Ya Bu," saya membalas pertanyaan tersebut. lalu lanjut beliau "Pak Mangatur tolong buatkan endorsment dibuku kami," "baik Bu, kirim saja naskah nya, nanti sampai rumah saya baca lalu buatkan." ucap saya, "baik pak saya kirim ya," balas beliau. "Ok," jawab saya kembali. Perbincangan selesai, sambil menutup HP.
Bersambung,,.! (Pembuatan endorsment)
Demikian obrolan singkat siang tadi. Salam literasi dari Batam Kepulauan Riau.
Selasa, 05 Oktober 2021
Karya Anak Bangsa
Salam sehat dan salam bahagia buat para sahabat SEHATI dimanapun berada.
Kali ini postingan hanya memunculkan cover buku dan video karya anak bangsa, tanpa ada keterangan. Selamat melihat, menonton dan menikmati postingan.






















