Manfaat Olahraga Bagi
Kesehatan Mentali
Nama : Mangatur Panjaitan
Pendidikan : S. 1 Olahraga
Pekerjaan : Guru olahraga SMA Negeri 16 Batam
Pelatih dan Wasit
Manfaat olahraga untuk kesehatan tubuh kita memang sudah lama terbukti.
Latihan olahraga penting tidak hanya penting untuk memelihara kebugaran fisik
tetapi juga kesehatan mental. Cukup dengan menggerakkan tubuh selama 10 menit setiap hari
kesehatan mental kita akan meningkat cepat. Selain itu daya pikir akan bertambah jernih dan yang menggembirakan dapat
mengurangi ketegangan alias stress serta membuat perasaan menjadi riang selalu. Beberapa manfaat
olahraga yang dapat menyehatkan mental kita antara lain
:
1. Olahraga mengurangi stres
Setiap manusia normal pernah mengalami stres atau
ketegangan. Apakah stres tersebut disebabkan karena masalah ekonomi seperti
inflasi atau devaluasi, masalah pergaulan atau retaknya hubungan suami istri,
urusan kantor yang tidak pernah selesai, ujian akhir yang akan dihadapi,
keputusan salah yang telah diambil atau mungkin keragu-raguan untuk mengambil
keputusan. Semua
manusia pernah mengalami stres dan Anda harus tahu
bagaimana mengatasinya, Banyak
oarang menderita penyakit, putus asa, bahkan mati mendadak disebabkan stres. Bagaimana caranya Anda dapat mengindari stres?
Ternyata olaraga dapat menolong Anda untuk mengatasi stres. Bagaimana? Untuk
itu kita perlu melihat bagaimana kerja otot yang kita miliki. Berolahraga dapat
membantu kita mengurangi kegelisahan hati dan bahkan dapat melawan
kemarahan. Alasannya,
kalau jantung kita bekerja pada saat berolahraga, maka otomatis konsentrasi
pikiran tidak akan terfokus pada urusan pekerjaan lagi. Selain dapat
mengalihkan pikiran, aerobik yang rutin juga dapat meningkatkan ketahanan
kardiovaskular, sehingga nantinya kita dapat bersikap tidak terlalu berlebihan
dalam menyikapi suatu masalah. Aktifitas yang terbukti
efektif dalam melawan ketegangan otak adalah
aerobik macam berjalan kaki, bersepeda, renang, jogging dan yoga.
2. Olahraga
meningkatkan kekuatan otak
Sudah bukan rahasia lagi kalau kegiatan fisik yang
rutin dilakukan bisa meningkatkan daya reaksi, konsentrasi, kreativitas dan kesehatan mental kita. Hal ini
dikarenakan tubuh memompa lebih banyak darah sehingga kadar oksigen dalam
peredaran darah juga meningkat yang ujungnya mempercepat pemasukkan darah ke
otak. Para ahli sepakat kalau otak cukup mendapat asupan darah maka reaksi
fisik dan mental seseorang akan meningkat.
3. Olahraga mempengaruhi
hormon Endogenous opioids
Dalam keajaiban tubuh manusia, para ilmuan baru-baru
ini telah menemukan satu sistem hormon yang berfungsi sebagai morphine yang
disebut endogenous opioids. Hal ini cukup menarik perhatian sebab reseptornya
didapatkan di dalam hipotalamus dan sistem limbik otak, daerah yang berhubungan
dengan emosi dan tingkah laku manusia. Sistem hormon endogenous opioids, salah satunya ialah
beta-endorphin, bukan hanya mengurangi perasaan nyeri dan memberikan kekuatan menghadapi kanker saja,
tetapi juga menambah daya ingat, menormalkan selera, seks, tekanan darah dan
ventilasi. Saat berolahraga, kelenjar pitutiari menambah produk
beta-endorphin; dan sebagai hasilnya konsentrasi beta-endorphin naik di dalam
darah yang dialirkan juga ke otak, sehingga mengurangi nyeri, cemas, depresi
dan perasaan letih.
4. Olahraga meningkatkan
gelombang otak alfa
Penelitian menunjukkan bahwa olahraga, ada penambahan
gelombang alfa di otak. Gelombang otak alfa sudah lama diketahui yang
berhubungan dengan rileks dan keadaan santai seperti pada waktu bermeditasi.
Gelombang alfa ini terlihat pada seorang yang jogging untuk 20 sampai 30 menit,
dan tetap dapat diukur setelah olahraga tersebut berakhir. Para peneliti mengemukakan bahwa bertambahnya kekuatan
gelombang alfa memberikan kontribusi kepada keuntungan kejiwaan dari olahraga,
termasuk berkurangnya kecemasan dan depresi.
5. Olahraga penyalur
saraf otak
Olahraga akan dapat memperlancarkan kegiatan penyalur
saraf (brain neurotransmitter) di dalam otak. Hasil penelitian dalam hal ini
dapat menyampaikan bahwa olahraga dapat menaikkan tingkat norepinephrine,
dopamine, dan serotonin di dalam otak, dengan demikian mengurangi depresi.
Telah terbukti bahwa penyalur saraf otak seperti norepinephrine (NE) dan
serotonin (5 – HT) terlibat dalam depresi dan schizophrenia. Tubuh yang sehat hidup dalam ketenangan. Anda tidak
akan merasakannya dari dalam keluar keharmonisan dan damai. Bila olahraga akan
memberikan kesehatan tubuh yang baik, dan juga ketenangan pikiran serta
pencapaian intelek yang lebih tinggi, mengapa kita tidak segera berolahraga
dari sekarang.
6. Olahraga
melawan penuaan
Penelitian baru-baru ini membuktikan bahwa dengan
hanya berolahraga ringan seperti berjalan kaki saja dapat membantu tubuh
mencegah penurunan daya kerja otak pada wanita lanjut usia. Semakin lama dan
seringnya kegiatan berjalan kaki ini dilakukan maka ketajaman pikiran juga
akan semakin membaik. Hasil terbaik akan didapat dengan menggerakkan tubuh
setiap minggu selama sembilan minggu. Kegiatannya tidak perlu
terlalu tinggi intensitasnya, cukup dengan berkeliling saja, yang penting daya
pacu jantung kita dapat meningkat, dan manfaatnya daya ingat kita akan selalu tajam.
7. Olahraga meningkat
perasaan bahagia
Banyak orang yang terkena depresi atau sakit hatinya
memakai obat penenang sebagai jalan keluar. Sekarang jalan menuju kebahagian secara alami dapat diraih
dengan menggerakkan tubuh secara rutin. Olahraga terbukti manjur dalam
meningkatkan hormon penumbuh rasa bahagia dalam otak kita, seperti adrenalin,
serotonin, dopamin dan endorphin, yang merupakan pembunuh nomor satu
penyakit hati. Sebuah survey di Inggris melaporkan 83% penderita
depresi bergantung pada aktifitas olahraga dalam memperbaiki perasaan hati dan
mengurangi kecemasan. Berolahraga selama 16 minggu secara rutin pada orang yang
memiliki kadar depresi yang sedang mendapatkan efek bahagia. Penelitian di Universitas Duke membuktikan bahwa 60%
penderita depresi yang menjalani olahraga 30 menit tiga kali seminggu selama
enam bulan dapat melawan penderitaan tanpa harus menggunakan obat dokter. Namun
bagi penderita depresi yang berat tentu tidak bisa begitu saja lepas dari
obat-obatan. Hanya saja banyak dokter sekarang yang memasukkan kegiatan
olahraga dalam resep pengobatan mereka disamping obat penenang medis.
8. Olahraga meningkatkan
kepercayaan diri
Sekarang rasa percaya diri dapat dicapai tidak hanya
dengan mengandalkan keindahan fisik lagi. Sebuah studi kasus di AS membuktikan
kalau para remaja yang aktif berolahraga memiliki kadar kepercayaan diri yang
sama kuat dengan teman-teman mereka yang memiliki tubuh dan penampilan indah. Kemantapan diri ini terletak pada hasil yang mereka dapatkan, yakni citra
tubuh yang sehat dan kekuatan fisik yang prima. Mari kita ingat dan terapkan motto ini di
kehidupan kita Men sana or corpore sano di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa
yang kuat. Semoga kita menjadi manusia-manusia yang kuat dan sehat.